logo logo

Media Online Mengabarkan, Berimbang, Akurat dan Terpercaya

CITRA NUSA MEDIA

Holding Foundation - Jalan Jend. Ir. Soeharto Km 20

Call: +62 812-7196-1028

Call: 0

redaksi@citranusamedia.com
BERITA 14-10-2026 10:32:29

Jurnalis OKU Timur Sambangi Polres, Titip Pesan Tegas soal Pengeroyokan Wartawan

Aksi solidaritas ini merupakan respons atas dugaan pengeroyokan terhadap jurnalis saat meliput aksi demonstrasi di depan Mapolda Sumatera Selatan.

Image
1001373383

OKU TIMUR, – Solidaritas terhadap jurnalis yang menjadi korban dugaan pengeroyokan saat menjalankan tugas peliputan di Palembang terus mengalir. Puluhan jurnalis yang tergabung dalam Forum Solidaritas Jurnalis OKU Timur (FSJ OKUT) mendatangi Polres OKU Timur, Rabu (14 Oktober 2026), untuk menyampaikan keprihatinan sekaligus mendesak agar kasus tersebut diusut hingga tuntas.

Aksi solidaritas tersebut merupakan respons atas dugaan pengeroyokan terhadap jurnalis saat meliput aksi demonstrasi di depan Mapolda Sumatera Selatan, Palembang, Selasa (13 Oktober 2026).

Dua wartawan, Rahmad Kurniawan dari Tribun Sumsel dan Mulyadi dari PalTV, diduga menjadi korban pengeroyokan saat meliput demonstrasi tersebut. Keduanya dilaporkan mengalami luka-luka setelah diserang sejumlah orang di tengah aksi.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, lebih dari lima orang diduga terlibat dalam pengeroyokan itu. Rahmad dan Mulyadi kemudian dilarikan ke Rumah Sakit Bhayangkara Palembang untuk mendapatkan penanganan medis.

Kedatangan para jurnalis di Mapolres OKU Timur disambut Wakapolres OKU Timur Kompol Hendri, S.H., didampingi Kasat Intelkam AKP Andi Bintoro dan Kasi Humas AKP Supardi.

Perwakilan FSJ OKUT, Fahmi, mengatakan bahwa kedatangan mereka merupakan bentuk solidaritas terhadap rekan seprofesi yang diduga menjadi korban kekerasan ketika menjalankan tugas jurnalistik.

Menurutnya, peristiwa tersebut tidak hanya menjadi keprihatinan insan pers, tetapi juga menyangkut kebebasan menyampaikan pendapat serta keamanan setiap orang dalam menjalankan aktivitasnya.

“Kami kemarin mendapat kabar adanya peristiwa yang bisa dikatakan sebagai penganiayaan, baik terhadap wartawan yang sedang meliput maupun rekan-rekan mahasiswa yang ingin menyampaikan aspirasi,” ujar Fahmi.

Ia menegaskan, jurnalis yang menjalankan tugas peliputan harus mendapatkan perlindungan, bukan justru menjadi korban kekerasan. Sebab, kerja jurnalistik merupakan bagian penting dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.

Melalui pertemuan tersebut, FSJ OKUT juga menitipkan aspirasi kepada jajaran Polres OKU Timur agar diteruskan kepada pimpinan kepolisian. Mereka meminta aparat penegak hukum mengusut tuntas dugaan pengeroyokan tersebut dan menindak semua pihak yang terbukti terlibat.

Fahmi turut mengapresiasi langkah Kapolda Sumatera Selatan dalam menangani perkara tersebut. Informasi mengenai penangkapan seseorang yang diduga sebagai provokator, menurutnya, menjadi langkah awal yang patut diapresiasi.

Namun, ia berharap penanganan perkara tidak berhenti pada satu orang saja. Aparat kepolisian diminta terus mendalami kasus tersebut untuk mengungkap kemungkinan keterlibatan pihak lain.

“Kami mendengar sudah ada yang ditangkap, diduga sebagai pelaku provokator. Kami mengapresiasi langkah tersebut. Namun, harapan kami, pengusutan jangan berhenti di satu titik. Semua pihak yang terlibat harus diungkap dan diproses sesuai hukum yang berlaku,” tegasnya.

Sementara itu, Wakapolres OKU Timur Kompol Hendri, S.H., menyambut baik kedatangan para jurnalis. Ia menegaskan bahwa insan pers merupakan mitra strategis Polri dalam menjalankan tugas dan memberikan informasi kepada masyarakat.

“Polisi mendukung pers, pers adalah pendukung polisi,” ujarnya.

Hendri mengatakan, pihaknya terbuka terhadap aspirasi yang disampaikan para jurnalis, termasuk terkait dugaan kekerasan terhadap wartawan di Palembang.

“Tentunya kami juga ikut prihatin atas peristiwa yang terjadi terhadap rekan-rekan di Palembang. Kami menerima silaturahmi rekan-rekan jurnalis dan akan menyampaikan aspirasi ini kepada pimpinan,” ujarnya.

FSJ OKUT berharap aparat kepolisian mengusut perkara tersebut secara menyeluruh, mengungkap seluruh pihak yang diduga terlibat, serta memprosesnya sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Upaya tersebut dinilai penting untuk memberikan kepastian hukum sekaligus memastikan jurnalis dapat menjalankan tugas peliputan dengan aman dan profesional. (®)

Baca Juga
Penulis: Rivaldo
Editor: Redaksi

Dapatkan update informasi pilihan dan berita terbaru setiap hari dari Citranusamedia.com, Mari bergabung di Grup Telegram "CNM MEDIA", caranya klik link ini: GABUNG SEKARANG, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.