Bupati Enos Lantik 61 Pejabat OKU Timur, Delapan Nama Isi Jabatan Kepala Dinas dan Badan
Sebanyak 61 pejabat yang dilantik terdiri atas 10 pejabat Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPT) atau eselon II, 21 pejabat Administrator atau eselon I
OKU TIMUR — Bupati OKU Timur Ir. H. Lanosin, M.T., M.M., melantik dan mengambil sumpah/janji 61 pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten OKU Timur, Selasa (13/10/2026). Pengisian jabatan melalui penerapan manajemen talenta ini menjadi bagian dari penataan karier aparatur sekaligus penguatan kinerja birokrasi daerah.
Prosesi pelantikan berlangsung di Aula Rapat Bina Praja I Setda OKU Timur. Sebanyak 61 pejabat yang dilantik terdiri atas 10 pejabat Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPT) atau eselon II, 21 pejabat Administrator atau eselon III, serta 30 pejabat Pengawas atau eselon IV.
Selain itu, Bupati Enos melantik satu pejabat fungsional dan mengambil sumpah dua Pegawai Negeri Sipil (PNS) Purna Praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Formasi Tahun 2025. Dengan demikian, total terdapat 64 orang yang dilantik dan diambil sumpahnya dalam agenda tersebut.
Delapan Nama Dipercaya Pimpin Dinas dan Badan
Dalam penataan jabatan tersebut, sejumlah pejabat dipercaya mengisi posisi strategis sebagai pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemkab OKU Timur.
Maryus Markus Firdaus dipercaya menjabat Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD). Sementara itu, Dr. H. Sopyan Hadi kini menduduki jabatan Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol).
Selanjutnya, Fajri Nuryadin menjabat Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin), sedangkan Asnari dipercaya memimpin Dinas Perpustakaan dan Arsip.
Bambang Irawan mendapat amanah sebagai Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), sementara Niswaturrohmah menjabat Kepala Dinas Pertanian.
Dua jabatan kepala dinas lainnya dipercayakan kepada Khairi Ramli sebagai Kepala Dinas Koperasi dan UKM serta AY Hartawan sebagai Kepala Dinas Sosial.
Penempatan para pejabat tersebut menjadi bagian dari pengisian jabatan dalam struktur pemerintahan daerah. Melalui manajemen talenta, pengembangan karier aparatur diharapkan berjalan selaras dengan kebutuhan organisasi, kompetensi, dan tuntutan peningkatan kualitas pelayanan publik.
Pada kesempatan yang sama, Bupati juga menyerahkan Surat Keputusan (SK) Pelaksana Tugas (Plt) untuk jabatan Kepala Bapperida, Sekretaris Dewan, dan Lurah Terukis.
Bupati Ingatkan Pejabat Jangan Menambah Masalah
Dalam arahannya, Bupati Enos mengingatkan seluruh pejabat agar memahami tugas pokok dan fungsi masing-masing. Ia meminta setiap pejabat menyelaraskan pelaksanaan tugas dengan visi dan misi pembangunan pemerintah pusat, provinsi, hingga kabupaten.
Menurutnya, jabatan bukan sekadar kedudukan dalam struktur pemerintahan, melainkan amanah yang harus dipertanggungjawabkan melalui kinerja nyata.
“Tujuan akhir dari seluruh pekerjaan pemerintahan adalah kesejahteraan masyarakat. Karena itu, sumpah jabatan yang diucapkan harus diwujudkan melalui pekerjaan sehari-hari,” tegasnya.
Bupati juga menekankan bahwa pimpinan perangkat daerah harus mampu mengambil keputusan secara tepat dan menyelesaikan berbagai persoalan yang muncul dalam pelaksanaan tugas.
“Pejabat harus menjadi problem solver, pemecah masalah, bukan justru menambah masalah,” pesannya.
Untuk mewujudkan hal tersebut, para pejabat dituntut menguasai bidang tugas masing-masing, mampu membina serta mengayomi bawahan, dan terus meningkatkan kompetensi. Disiplin dalam pelaporan kinerja melalui aplikasi e-Kinerja juga menjadi perhatian sebagai bentuk pertanggungjawaban atas pekerjaan yang telah dilaksanakan.
Camat dan Lurah Diminta Aktif Turun ke Masyarakat
Perhatian khusus turut diarahkan kepada camat dan lurah sebagai ujung tombak pelayanan pemerintahan di tingkat wilayah. Bupati meminta mereka lebih aktif turun ke lapangan, mengenali kondisi masyarakat, membangun komunikasi dengan warga, serta mendorong kegiatan kemasyarakatan seperti gotong royong.
Menurut Bupati, kepemimpinan di tingkat wilayah harus hadir dan dirasakan langsung oleh masyarakat. Karena itu, camat dan lurah tidak cukup hanya menjalankan tugas administratif, tetapi juga harus memahami kebutuhan serta persoalan warga di wilayah masing-masing.
Melalui pelantikan dan penataan jabatan ini, Pemkab OKU Timur berharap seluruh aparatur semakin profesional, disiplin, dan bertanggung jawab dalam menjalankan amanah. Para pejabat yang mendapat kepercayaan baru diharapkan mampu menerjemahkan tugas jabatan menjadi program kerja yang efektif, menyelesaikan persoalan secara tepat, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. (®)
Baca Juga
Editor: Redaksi
Dapatkan update informasi pilihan dan berita terbaru setiap hari dari Citranusamedia.com, Mari bergabung di Grup Telegram "CNM MEDIA", caranya klik link ini: GABUNG SEKARANG, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.